Workshop: Tingkatkan Kapasitas, Raih Legalitas dan Kompetensi Formal Pengelola LKSA
Forum LKSA Kota Surakarta menggelar Workshop Sehari pada 29 Juli 2025 di Amrani Hotel Syariah untuk meningkatkan kapasitas pengelola LKSA. Kegiatan menghadirkan narasumber dari UMMAD dan Dinas Sosial, membahas profesionalisme, legalitas, serta peluang pendidikan formal bagi pengelola lembaga sosial.
Forum LKSA Kota Surakarta sukses menyelenggarakan *Workshop Sehari* pada **Selasa, 29 Juli 2025** bertempat di **Meeting Room Amrani Hotel Syariah**, mulai pukul **08.00–13.00 WIB**. Kegiatan ini digelar sebagai upaya peningkatan kapasitas pengelola Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) se-Kota Surakarta, terutama dalam menjawab tuntutan profesionalisme dan legalitas yang ditekankan melalui Permensos No. 5 Tahun 2024.
Workshop menghadirkan dua narasumber utama, yaitu **Prof. Dr. H. Sofyan Anif, M.Si.**, Rektor Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD), yang memaparkan peluang pendidikan formal melalui Program Studi Kesejahteraan Sosial dengan berbagai kemudahan seperti Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), sistem perkuliahan fleksibel, hingga biaya terjangkau. Narasumber kedua, **Hernawaty, S.E., M.M.**, selaku Kabid Dayasos Dinas Sosial Kota Surakarta, memberikan materi mengenai pentingnya profesionalisme dan legalitas formal bagi para pengelola lembaga sosial.
Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan pemahaman mendalam tentang regulasi baru, peluang peningkatan kompetensi akademik, serta akses informasi terkait pendaftaran kuliah S1 Kesejahteraan Sosial UMMAD. Selain sesi penyampaian materi, workshop juga diisi dengan dialog interaktif, pemaparan program RPL, serta pembahasan strategi konkret dalam meningkatkan standar layanan di setiap LKSA.
Forum LKSA Kota Surakarta berharap workshop ini menjadi momentum penting untuk mendorong para pengelola lembaga agar terus meningkatkan kapasitas diri dan kelembagaan. Dengan penguatan kompetensi formal dan pemahaman regulatif yang tepat, diharapkan seluruh LKSA di Kota Surakarta semakin profesional, terakreditasi, dan mampu memberikan pelayanan maksimal bagi anak-anak dalam pengasuhan. Terima kasih disampaikan kepada seluruh peserta, narasumber, serta pihak pendukung hingga kegiatan berjalan lancar dan produktif. (prie)